Perkuat Harkamtibmas, Tim Puslitbang Polri Evaluasi Optimalisasi Almatsus dan Program Ketahanan Pangan di Polres Madiun
MADIUN – Dalam upaya memperkuat profesionalisme dan kesiapan operasional personel di lapangan, Polres Madiun menerima kunjungan penting dari Tim Peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri, Selasa (5/5/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penelitian di wilayah Polda Jawa Timur dan Polres jajaran, guna memastikan kesiapan Alat Material Khusus (Almatsus) Sabhara serta peran kepolisian dalam mendukung program strategis nasional.
Kegiatan penelitian yang berlangsung di Mapolres Madiun ini fokus pada dua aspek krusial. Pertama, penelitian bertajuk "Optimalisasi Almatsus Dalmas Polri Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas". Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan peralatan pengendalian massa, mulai dari tameng, tongkat, helm, hingga kendaraan taktis seperti Water Cannon (AWC) dan Security Barrier.
Dalam sambutannya, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh penelitian ini demi meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian dan profesionalisme personel, terutama dalam menghadapi dinamika pengamanan di lapangan.
Ketua Tim Peneliti Puslitbang Polri, Kombes Pol Dodi Darjanto, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa Almatsus Dalmas dirancang untuk mendukung pendekatan kepolisian yang humanis namun tetap tegas. "Peralatan ini harus selalu dalam kondisi prima untuk memastikan keamanan personel di lapangan sembari tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dan menjaga ketertiban masyarakat selama aksi unjuk rasa berlangsung," ujarnya.
Dalam evaluasi tersebut, Puslitbang Polri juga memetakan sejumlah tantangan operasional, seperti keterbatasan jumlah peralatan, kebutuhan pemeliharaan rutin, hingga peningkatan kompetensi personel dalam penggunaan alat agar lebih adaptif terhadap dinamika aksi massa modern.
Selain aspek pengamanan, Puslitbang Polri juga menaruh perhatian besar pada program prioritas pemerintah melalui penelitian kedua tentang "Peran Polri Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Guna Mewujudkan Swasembada Pangan".
Program ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Tim peneliti memantau sejauh mana peran Polres Madiun dalam mengawal swasembada pangan, khususnya pada komoditas jagung. Langkah nyata yang diambil Polri meliputi pemanfaatan pekarangan bergizi, optimalisasi lahan produktif, pengawasan distribusi pangan, hingga penempatan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) bidang Pertanian.
"Peran Polri saat ini telah bertransformasi. Tidak hanya sekadar menjaga keamanan, tetapi juga bertindak sebagai fasilitator dan pendamping petani untuk menjamin stabilitas produksi serta distribusi pangan nasional," tambah Kombes Pol Dodi.
Metode penelitian dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melibatkan pengisian kuesioner daring oleh personel internal serta wawancara mendalam (indepth interview) kepada pengguna peralatan di lapangan. Dalam kunjungannya, tim Puslitbang Polri juga didampingi oleh narasumber eksternal dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Muhammad Ramdhan, S.T., M.T.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Polres Madiun dapat semakin optimal dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) serta menjadi garda terdepan dalam mendukung kedaulatan pangan di wilayah Jawa Timur.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0







